“Kata kunci menjadi enterpreneur adalah
berpikir sederhana dan bertindak cepat, jika gagal harus dievalusi,
sabar, jangan putus asa dan terus mencoba,” ungkap Hariono,narasumber
pada kuliah umum tentang enterpreneurship yang diadakan oleh Kedeputian
Teknologi Agroindustri dan Bioteknologi (TAB) BPPT. Hariono yang juga
menjabat sebagai CEO Dayu Group menambahkan bahwa sifat-sifat
enterprenur antara lain kreatif, mau maju dan belajar, serta mau bekerja
keras. Sementara lawan dari sifat enterpreneur antara lain malas,
spekulasi, malu/gengsi, takut gagal dan sejenisnya.
"Kedeputian TAB mengadakan hal ini untuk
memberikan wawasan lebih luas tentang kewirausahaan dengan cara
menggali pengetahuan dari narasumber utama, tak hanya teori, tapi juga
kisah pengalamannya selama puluhan tahun sebagai wirausaha," ujar
Listyani Wijayanti, Depka TAB-BPPT.
Dalam kaitannya dengan tupoksi BPPT, entrepreneur berarti tidak mesti
BPPT yang bertindak sebagai institusi pembuat produk sekaligus sebagai
penjual."Kedua kegiatan tersebut bisa dilakukan oleh dua institusi yang
berbeda dan keduanya memerlukan jiwa entrepreneur,” ungkap Hariono.
Acara yang dihelat di Ruang Komisi 1 dan 2 BPPT ini bertujuan untuk
memberikan wawasan tentang enterpreneurship dari sudut pandang seorang
praktisi. Kuliah dihadiri oleh Deputi Kepala BPPT bidang TAB, para
direktur serta diikuti lebih dari 100 orang karyawan di lingkungan
Kedeputian TAB. Adapun materi yang disampaikan berupa kiat-kiat praktis
tentang bagaimana memulai untuk menjadi seorang entrepreuner.(TAB/SYRA/humas)
Sumber: http://pi-umkm.gin.web.id/id/seputar-bppt/enterpreneurship-berpikir-sederhana-dan-bertindak-cepat.html
No comments:
Post a Comment