Tuesday, February 26, 2013

Usaha Siomay dan Batagor

Gambaran Usaha Siomay dan Batagor

Siomay dan Batagor

Siomay dan batagor (bakso tahu goreng) merupakan makanan yang tidak terpisahkan. Dimana ada siomay biasanya ada batagor. Kedua makanan ini memang mirip. Bedanya, siomay dibuat dengan cara dikukus, sedangkan batagor digoreng. Keduanya disajikan dengan menggunakan bumbu kacang.

Bahan yang digunakan untuk membuat siomay dan batagor hamper sama, yaitu dengan ikan tenggiri, teoung kanji, tepung tapioka, dan tepung terigu. Bumbu yang digunakan antara lain gula, garam, bawang putih, bawang goreng, dan penyedap rasa. Bahan pelengkap siomay adalh tahu, kol, pare, kentang, dan telur ayam rebus.

Takaran komposisi bahan pembuat siomay dan batagor antarpedagang berbeda-beda. Hal ini berpengaruh terhadap kelezatan. Sebelum memutuskan berjualan sebaiknya mencobakannya kepada anggota keluarga atau kerabat untuk mengetahui kualitas dan kelezatannya.

Lokasi yang berpotensi untuk menjalankan usaha ini antara lain di pinggir jalan raya, daerah perkantoran, atau di sekitar sekolah dan perumahan. Pastikan lokasi mudah dijangkau dan terjaga kebersihannya.

Perlengkapan usaha ini antara lain gerobak atau etalase, peralatan masak (kompor dan tabung gas, panci, dandang, wajan, dan sutil), dan peralatan makan (piring, gelas, garpu, dan sendok). Diperlukan juga meja dan kursi secukupnya serta beberapa perlengkapan pendukung seperti tempat sendok, garpu, serta wadah saos dan kecap.

Untuk awal, usaha siomay dan batagor dapat dijalankan sendiri oleh pemiliknya. Bila usaha ini berkembang, barulah dapat merekrut tambahan tenaga untuk melancarkan operasional usaha.

Promosi usaha ini antara lain memasang spanduk di tempat usaha serta membuat tulisan produk yang dijual di gerobak. Selanjutnya, kelezatan rasa, kualitas, dan pelayanan yang memuaskan akan menciptakan promosi dari mulut ke mulut.

Harga satu porsi siomay dan batagor relatif murah. Berkisar antara Rp 5.000,- s/d Rp 7.000,- per porsi. Satu porsi siomay seharga Rp 7.000,- biasanya sudah dilengkapi dengan setengah atau satu butir telur ayam rebus.

Resiko usaha siomay dan batagor antara lain persaingan, kenaikan harga bahan baku, dan rasa yang kurang lezat. Resiko ini dapat diminimalisir dengan berjualan di lokasi strategis yang belum banyak penjual makanan ini.

Kenaikan bahan baku bisa disiasati dengan menjalin hubungan baik dengan supplier sehingga bisa mendapatkan harga spesial. Sedangkan resiko rasa yang kurang lezat dapat diantisipasi dengan cara membuat sample produk dan mencobakannya kepada orang di sekitar atau mereka yang memiliki pengetahuan cukup dan selera yang baik mengenai makanan.

Berikut tip dan trik usaha siomay dan batagor :

1. Variasi Penyajian Siomay dan Batagor. Makanan ini dapat disajikan dengan menggunakan kuah yang dibuat dari air kaldu dan penyedap rasa (mirip kuah bakso). Penjual siomay dan batagor di Bandung, biasanya menyediakan pilihan cara penyajian ini. Siomay atau batagor yang disajikan menggunakan kuah disebut siomay atau batagor kuah, sedangkan yang menggunakan sambal kacang disebut dengan siomay atau batagor kering.

2. Memisahkan siomay dan batagor dengan bumbunya untuk pembeli yang ingin menikmatinya di rumah, sehingga siomay tetap segar dan batagor tetap renyah saat hendak dikonsumsi.

3. Menyediakan aneka pelengkap siomay seperti tahu, kentang rebus, kol rebus, telur rebus, dan pare dapat memenuhi keinginan atau selera konsumen yang berbeda-beda.

Mau lihat artikel yang lebih jelas:
Makan Dimana

Resep Siomay dan Batagor 

contoh cara membuat siomay dan batagor

Contoh Resep Siomay dan Batagor

a. Siomay

Bahan-bahan :

450 gram daging ikan tenggiri
400 gram tepung kanji
1 sdm tepung terigu
2 butir telur
4 sdm bawang goreng
4 siung bawang putih
Garam dan penyedap rasa secukupnya

Cara membuat :

1. Masukkan semua bahan ke dalam food processor, lalu proses hingga benar-benar halus.
2. Bentuk bulat atau lonjong ukuran sedang (sesuai selera). Lakukan hingga adonan habis.
3. Kukus menggunakan dandang hingga matang, lalu angkat.
4. Letakkan beberapa siomay di piring datar, potong-potong, lalu siram dengan bumu kacang.

b. Batagor

Bahan-bahan :

100 gram daging ikan tenggiri
100 gram tepung tapioka atau tepung sagu
5 lemba kulit pangsit
5 buah tahu, potong segitiga
100 ml air es
1 batang bawang daun, iris halus

Bumbu :

1 sdt garam
2 sdt gula pasir
1 siung bawang putih, parut halus

Cara membuat :

1. Haluskan daging ikan tenggiri, air, dan bumbu menggunakan food processor atau blender. Tuangkan ke dalam wadah, tambahkan tepung tapioka, lalu aduk hingga rata.
2. Masukkan daun bawang, lalu aduk hingga rata.
3. Ambil tahu yang telah dipotong segitiga. Keluarkan sebagian bagian tengahnya, kemudian masukkan adonan.
4. Siapkan kulit pangsit. Beri adonan secukupnya di bagian tengah. Lipat hingga adonan benar-benar terbungkus.
5. Goreng batagor menggunakan minyak panas hingga matang. Lalu angkat.
6. Taruh beberapa buah batagor di piring datar, potong-potong, lalu siram dengan bumbu kacang.

c. Bumbu kacang:

300 gram kacang tanah goreng
2 buah cabai merah
5 siung bawang putih
100 gram gula merah
2 lembar daun jeruk purut, buang tulang daunnya, iris-iris
2 sdm saos tomat
2 sdm saos sambal
400 ml air matang

Cara membuat :

1. Haluskan semua bahan menggunakan blender.
2. Masak dengan api sedang hingga mendidih dan bumbu mengental.

Mau lihat artikel yang lebih jelas:
Makan Dimana

Analisis Usaha Siomay dan Batagor 

gambaran perhitungan usaha siomay dan batagor

Analisis Usaha Siomay dan Batagor

Asumsi :

1. Masa pakai etalase 5 tahun.
2. Masa pakai peralatan masak (kompor dan tabung gas, panci, dandang, wajan, dan sutil) 3 tahun.
3. Masa pakai peralatan makan (piring, gelas, sendok, dan garpu) dan perlengkapan lain-lain (tempat tissue, tempat sendok dan garpu, serta wadah kecap dan saos) 2 tahun.
4. Masa pakai meja dan kursi 4 tahun.

a. Biaya Investasi :

Etalase Rp 3.000.000,-
Peralatan masak Rp 1.000.000,-
Peralatan makan Rp 200.000,-
Meja dan kursi Rp 500.000,-
Perlengkapan lain-lain Rp 100.000,-
Total investasi Rp 4.800.000,-

b. Biaya Operasional per Bulan

1. Biaya Tetap
Penyusutan etalase (1/60 x Rp 3.000.000,-) Rp 50.000,-
Penyusutan peralatan masak (1/36 x Rp 1.000.000,-) Rp 27.800,-
Penyusutan peralatan makan (1/24 x Rp 200.000,-) Rp 8.300,-
Penyusutan meja dan kursi (1/48 x Rp 500.000,-) Rp 10.400,-
Penyusutan perlengkapan lain-lain (1/24 x Rp 100.000,-) Rp 4.200,-
Biaya sewa lahan Rp 300.000,-
Upah 1 orang karyawan Rp 500.000,-
Total biaya tetap Rp 900.700,-

2. Biaya Variabel
Bahan baku (Rp 250.000,-/hari x 30 hari) Rp 7.500.000,-
Gas (Rp 15.000,-/3 hari x 10 hari) Rp 150.000,-
Keamanan, listrik, dan kebersihan Rp 50.000,-
Total biaya variabel Rp 7.700.000,-
Total biaya operasional Rp 8.600.000,-

c. Penerimaan per Bulan

Batagor (30 porsi x Rp 6.000,-/porsi x 30 hari) Rp 5.400.000,-
Siomay (30 porsi x Rp 6.000,-/porsi x 30 hari) Rp 5.400.000,-
Total penerimaan Rp 10.800.000,-

d. Keuntungan per Bulan

Keuntungan = Total penerimaan - total biaya operasional
= Rp 10.800.000,- - Rp 8.600.700,-
= Rp 2.199.300,-

e. Revenue Cost Ratio

R/C = Total penerimaan : total biaya operasional
= Rp 10.800.000,- : Rp 8.600.700,-
= 1,25

f. Pay Back Period

Pay back period = (Total biaya investasi : keuntungan) x 1 bulan
= (Rp 4.800.000,- : Rp 2.199.300,-) x 1 bulan
= 2,2 bulan


Resep Batagor Bandung

catatan : Kalo saya, hanya pake tahu, karena yg namanya Batagor itu adalah Baso Tahu Goreng, tapi kalo mau pake kulit pangsit atau dibikin baso-nya saja.. silahkan..

----------------
Batagor

Bahan :
250 gr ikan tenggiri, haluskan
250 ml air es
250 gr tepung kanji
2 batang daun bawang, iris tipis
2 batang seledri, iris tipis
3 siung bawang putih, cincang halus
½ - 1 sdt garam
½ sdt merica bubuk
6 buah tahu putih, ukuran 4 x 4 x 2 cm
8 lembar kulit pangsit
minyak untuk menggoreng

Pelengkap :
kecap manis
saus cabai
jeruk limau
saus kacang

Cara membuat:

1.Campur ikan dan air es, uleni sampai adonan tercampur rata. Tambahkan tepung kanji, daun bawang, seledri, bawang putih, merica dan garam, aduk rata. Bagi adonan menjadi 3 bagian masing-masing utk isi tahu, isi pangsit dan satu bagian untuk bakso.

2.Potong diagonal masing-masing tahu menjadi 2 bagian (bentuk segitiga). Lubangi potongan tahu ditengahnya, sisihkan remah-remahnya. Campurkan adonan untuk isi tahu dengan remah-remah tahu, lalu isikan adonan tersebut ke dalam tahu. Lakukan hingga semua tahu terisi, sisihkan. Ambil selembar kulit pangsit isi dengan adonan ikan, satukan ujung-ujungnya ke atas, hingga sisi-sisinya saling merekat. Lakukan hingga kulit pangsit habis, sisihkan.

3.Panaskan minyak goreng yang banyak dalam wajan, goreng tahu isi dan pangsit hingga kuning kecoklatan, angkat, tiriskan, sisihkan.

4.Ambilkan sisa adonan ikan, bentuk dengan bantuan 2 sendok, langsung masukkan ke dalam minyak panas. Goreng hingga kuning kecoklatan, angkat, tiriskan, sisihkan.

5.Taruh tahu isi, pangsit dan bakso goreng di atas piring saji, biarkan utuh atau potong-potong, tuang saus kacang di atasnya. Hidangkan dengan saus cabai dan kecap manis, lalu beri perasan air jeruk limau.

Saus Kacang I:
2 buah cabai merah (sesuai selera)
2 butir cabai rawit (sesuai selera)
1 sdt garam
1 siung bawang putih
5 butir kemiri sangrai
100 gr kacang tanah goreng, haluskan
1 - 1½ sdm gula merah, sisir halus
150 ml air matang
2 sdt cuka

Cara Membuat :
Haluskan cabai, cabai rawit, dan garam. Tambahkan bawang putih dan kemiri sambil terus haluskan hingga halus. Masukkan kacang tanah halus dan gula merah. Haluskan hingga halus. Larutkan dengan air dan cuka hingga menjadi saus yang cukup kental.

Saus Kacang II:
150 gr kacang tanah goreng, haluskan
½ sdm cuka
1 sdt garam
3 sdm gula pasir
300 ml air

Cara Membuat :
Campurkan semua bahan, lalu rebus hingga mendidih.

Saus Kacang III :
100 gr kacang tanah, goreng, haluskan
½ sdt garam
1 sdm gula pasir
125 ml air hangat
3 buah cabai merah, goreng, haluskan
1 sdm cuka
½ sdt kecap manis

Cara Membuat :
Campurkan semua bahan, aduk hingga licin dan rata.

Sumber: http://jhoeydhyn.blogspot.com/2011/10/usaha-siomay-dan-batagor.html





Menentukan Pilihan dari Berbagai Tawaran Asuransi Kesehatan

Tanya:
Dear QM Financial, saat ini saya sedang mencari produk asuransi kesehatan untuk ibu saya yang berusia 50 tahun. Sudah ada beberapa agen dari perusahaan asuransi yang menawarkan asuransi untuk ibu saya, di antaranya sebagai berikut:
1. Asuransi A (full kesehatan): Meng-cover biaya penggantian rawat inap (tanpa cover penyakit kritis)
2. Asuransi B: Meng-cover penyakit kritis dan rawat inap, tapi penggantian untuk rawat inap masih lebih besar Asuransi A (padahal uang premi Asuransi B lebih mahal)
3. C: Meng-cover penyakit kritis, rawat inap, namun plus investasi.

Yang ingin saya tanyakan, sebaiknya asuransi yang mana yang harus saya pilih? Saya sebetulnya cocok dengan produk dari Asuransi A, namun mereka tidak meng-cover penyakit kritis. Boleh disarankan produk asuransi apa yang memiliki proteksi penyakit kritis namun tidak perlu harus mengambil produk investasi? Mohon bantuan QM Financial untuk sarannya.

Jika saya ingin mendapatkan konsultasi lebih lengkap, saya bisa menghubungi kemana di QM Financial?
Terima kasih.

Lita, 25 tahun


Jawab:
Dear Mbak Lita,

Sebelum melangkah kepada saran pilihan asuransi yang cocok untuk ibu Anda, saya ingin mengonfirmasi kembali apakah benar ibu Anda memiliki risiko penyakit kritis. Yang tergolong penyakit kritis antara lain: stroke, jantung, gagal ginjal, dan kanker stadium 4. Setidaknya keempat penyakit tersebut adalah penyakit dengan kondisi yang irreversible (tidak dapat kembali pulih seperti keadaan semula) yang dapat menjadi indikator kebutuhan akan asuransi penyakit kritis.

Jika memang ada riwayat dalam keluarga ibu memiliki penyakit tersebut, sangat disarankan untuk memiliki asuransi penyakit kritis. Tapi perlu diingat bahwa asuransi penyakit kritis itu sifatnya santunan. Bukan pergantian biaya pengobatan. Karena biaya pengobatan yang sifatnya rawat inap, itu menjadi porsinya asuransi kesehatan.

Jadi jika terdiagnosis suatu penyakit yang masuk dalam polis asuransinya, maka uang pertanggungannya akan keluar. Klaim dibayarkan. Tidak bergantung biaya yang dikeluarkan untuk rumah sakit, tapi tergantung berapa uang pertanggungannya. Jika ambil asuransi penyakit kritis dengan uang pertanggungan Rp500 juta misalnya, maka akan keluar uang sebesaritu. Tidak ada kaitannya dengan biaya rumah sakitnya.

Memilih asuransi sebaiknya yang murni, yang berdiri sendiri (misal: asuransi kesehatan atau asuransi penyakit kritis saja), dan tanpa embel-embel investasi karena akan lebih efektif dan preminya menjadi lebih murah dengan pertanggungan yang umumnya lebih besar. Jika memang kebutuhannya adalah untuk asuransi kesehatan atau asuransi penyakit kritis, ya sebaiknya ambil itu tanpa perlu feature investasinya. Karena dalam investasinya akan ada biaya-biaya investasi dan ada porsi investasi yang menjadikan premi lebih mahal.

Mohon maaf, kami tidak bisa menyebutkan suatu brand atau nama produk secara terbuka. Silakan Mbak Lita mempertimbangkan kembali tawaran ketiga produk asuransi yang telah disebutkan dengan melakukan penggalian informasi lebih dalam, lalu sesuai dengan kebutuhan Ibunda.

Untuk konsultasi lebihlengkap, Mbak Lita dapat memanfaatkan program konsultasi QM Financial dengan menghubungi 021 – 29222800, 021 – 7395181, dan 022 – 91739012 atau di www.qmfinancial.com

Kami akan membantu dengan senang hati!


Wulandari / QM Planner
www.qmfinancial.com


http://id.she.yahoo.com/menentukan-pilihan-dari-berbagai-tawaran-asuransi-kesehatan.html

Wednesday, February 13, 2013

Sepuluh Rahasia Pengusaha Sukses

Marketing.co.id- Menjalankan sebuah bisnis membutuhkan cara yang kreatif, fleksibel sekaligus menantang untuk menjadi bos dan menentukan masa depan bagi diri sendiri. Untuk itu dibutuhkan keberanian, tekad, dan keinginan untuk menjadi seorang pengusaha.
Namun, adakah cara untuk menentukan apakah Anda dapat menjadi seorang pengusaha sukses, atau Anda lebih baik bekerja untuk orang lain? Sayangnya, tidak ada formula untuk sukses.  Tapi, untuk membantu Anda menjadi pengusaha sukses, berikut kami siapkan sepuluh karakteristik pengusaha sukses yang kami kutip dari powerhomebiz. Lihatlah apakah Anda memiliki salah satu di antaranya:

Pikirkan kesuksesan
Untuk mencapai kesuksesan yang Anda inginkan, Anda harus memiliki mimpi yang besar. Setiap kisah sukses selalu dimulai dengan impian besar. Untuk itu Anda harus memiliki impian besar apakah Anda ingin menjadi orang kaya atau ingin terkenal. Anda harus memiliki visi yang jelas tentang apa yang ingin Anda capai lalu memvisualkan kesuksesan tersebut dalam pikiran Anda.

Terus bergairah dengan apa yang Anda lakukan
Anda memulai bisnis untuk mengubah sebagian atau seluruh hidup Anda. untuk mencapai perubahan ini Anda perlu mengembangkan dan memiliki gairah tinggi untuk mengubah dan menjalankannya.
Kesuksesan akan datang dengan mudah jika Anda mencintai apa yang Anda lakukan. Kenapa? Karena kita tidak kenal lelah dalam mengejar hal-hal yang kita cintai. Anda akan mencapai performa puncak dan melakukan apa yang harus Anda lakukan dengan baik jika Anda melakukan sesuatu yang menarik minat atau sesuatu yang Anda pedulikan.
Pengusaha yang sukses tidak merasa keberatan untuk bekerja 15-18 jam sehari untuk bisnis mereka karena mereka benar-benar mencintai apa yang mereka lakukan. Sukses dalam bisnis adalah semua tentang kesabaran dan kerja keras, yang hanya dicapai jika Anda bersemangat dan gila dengan tugas dan kegiatan.

Fokus pada kekuatan Anda
Setiap dari kita memiliki kekuatan dan kelemahan. Agar efektif, Anda perlu mengidentifikasi kekuatan dan fokus pada kekuatan tersebut. Anda akan menjadi lebih sukses jika mampu menyalurkan usaha Anda ke daerah-daerah yang terbaik Anda lakukan. Dalam menjalankan bisnis misalnya, jika Anda tahu Anda memiliki insting marketing yang baik, manfaatkan kekuatan ini dengan baik agar maksimal.

Tidak pernah memikirkan kemungkinan terjadinya kegagalan
Ayn Rand dalam novelnya “The Fountainhead” menulis, “It is not in the nature of man – not of any living entity, to start out by giving up.” Sebagai pengusaha, Anda harus sepenuhnya percaya pada tujuan dan yakin bahwa Anda bisa melakukannya.
Anda harus berpikir bahwa apa yang Anda lakukan akan memberikan manfaat untuk lingkungan dan diri pribadi Anda. Anda harus memiliki keyakinan yang kuat pada ide, kemampuan, dan diri anda sendiri. Semakin yakin Anda dengan kemampuan yang dimiliki, semakin cepat Anda dapat mencapainya.
Namun, keyakinan Anda harus diimbangi dengan resiko yang sudah diperhitungkan. Pengusaha sukses adalah mereka yang menganalisa dan meminimalkan resiko dalam mengejar keuntungan. Ketika mereka selalu mengatakan, “not guts, no glory”

Merencanakan yang sesuai
Anda memiliki visi dan kepercayaan bahwa visi Anda dapat diraih. Tapi apakah Anda tahu bagaimana untuk sampai ke visi tersebut? Untuk mencapainya, Anda harus memiliki tujuan konkrit yang akan memberikan batu loncatan menuju visi utama Anda.
Buat tujuan Anda secara tertulis jangan hanya berwujud fantasi. Anda perlu merencanakannya dengan sedemikian rupa sehingga setiap tindakan yang akan dilakukan akan berkontribusi terhadap pencapaian visi Anda.
Orientasi tujuan yang kuat merupakan karakteristik dari setiap pengusaha yang sukses. Mereka memiliki visi, dan mereka tahu bagaimana untuk mencapainya. Kemampuan Anda dalam menetapkan tujuan dan membuat rencana untuk mencapainya merupakan keterampilan yang diperlukan untuk sukses. Rencana, rencana dan rencana. Karena tanpa itu kegagalannya terjamin.

Bekerja keras
Setiap pengusaha sukses itu pekerja keras. Tidak ada orang sukses hanya dengan duduk dan menatap dinding setiap hari. Bekerja keras akan mudah jika Anda memiliki visi, sasaran yang jelas, dan bergairah dengan apa yang Anda lakukan.

Terus mencari jaringan
Dalam bisnis, Anda dinilai oleh perusahaan yang Anda jalankan, mulai dari tim menajemen, dewan direksi, dan mitra strategis. Bisnis selalu memerlukan bantuan, terlebih lagi bisnis kecil.
Sangat penting untuk membentuk aliansi dengan orang-orang yang dapat membantu anda..untuk sukses dalam bisnis, Anda perlu memiliki keterampilan networking yang baik dan selalu waspada terhadap peluang untuk memperluas jaringan Anda.

Kemauan untuk belajar
Anda tidak perlu menjadi seorang pemegang gelar MBA atau lulusan PhD untuk berhasil dalam bisnis Anda sendiri. Bahkan, ada banyak pengusaha yang bahkan tidak menyelesaikan pendidikan menengahnya. Studi menunjukkan bahwa sebagian besar miliarder self-made memiliki kecerdasan rata-rata.
Meskipun demikian, orang-orang ini mencapai kesuksesannya karena mereka mau belajar. Agar berhasil, Anda harus mau bertanya, ingin tahu, tertarik, dan membuka pengetahuan baru. Kemauan untuk belajar ini menjadi lebih penting mengingat perubahan yang cepat dalam dunia teknologi dan cara melakukan bisnis.

Tekun dan memiliki keyakinan
Tidak ada yang mengatakan bahwa jalan menuju kesuksesan itu mudah. Meskipun niatnya baik dan pekerja keras, kadang-kadang Anda akan gagal. Beberapa pengusaha sukses mengalami kemunduran dan kekalahan, bahkan bangkrut, namun mereka segera bangkit untuk menjadi besar di bidang mereka.
Keberanian untuk bertahan dalam menghadapi kesulitan dan kemampuan untuk bangkit kembali setelah kekecewaan sementara akan menjamin kesuksesan Anda. Anda harus belajar untuk memperbaiki diri dan mulai dari awal lagi. Ketekunan adalah ukuran dari keyakinan pada diri sendiri. Ingat, jika Anda bertahan, tidak ada yang dapat menghentikan Anda.

Disiplinkan diri Anda
Thomas Huxley mengatakan, “Do what you should do, when you should do it, whether you like it or not.” Disiplin diri adalah kunci kesuksesan.
Kuatnya keinginan untuk memaksakan diri Anda untuk melakukan apa yang orang lain tidak ingin lakukan, berusaha lebih keras, berjuang untuk memenangkan pertempuran dengan diri sendiri merupakan harga yang harus Anda bayar dari sebuah kesuksesan.

Sumber: http://www.marketing.co.id/blog/2012/11/09/inilah-rahasia-para-pengusaha-sukses/

Jika Bisnis Tidak Sesuai Karakter

Ghiboo.com - Bisnis akan bisa berhasil jika sesuai dengan passion dan karakter seseorang. Ada beberapa risiko jika jenis bisnis yang dipilih tidak sesuai dengan karakter utama Anda.
1. Perhatian dan kontribusi tidak maksimal karena kurang menikmati kurang dan antusias.
2. Hasil tidak maksimal walaupun sudah berusaha karena pendekatan yang digunakan tidak sesuai dengan karakter yang dimiliki dan diperlukan.
3. Stres bisa timbul jika pelaku bisnis merasa gagal atau frustrasi sehingga akhirnya bisnis tidak berlanjut.
4. Jika bisnis dilakukan tidak sendiri (bermitra dengan orang lain), maka dapat mengakibatkan kurang baiknya sinergi pengambilan keputusan.
5. Apabila Anda salah mengambil pendekatan dan keputusan, maka bisnis akan berjalan lambat, dan tidak sesuai target

(Majalah Goodhousekeeping edisi Agustus 2012)

Sumber:  http://id.she.yahoo.com/jika-bisnis-tidak-sesuai-karakter-083000446.html

Jejak Kisah : Eka Tjipta Widjaja (Pemilik Sinar Mas Grup)

"Ia membantu ayahnya menjajakan produk toko dengan cara door to door selling.
Setelah lulus SD, karena terbentur masalah ekonomi, sehingga ia tidak bisa melanjutkan sekolah.
Ia pun berjualan keliling kota Makasar menjajakan kembang gula dan biskuit."

Eka Tjipta Widjaya, pendiri Sinar Mas Grup, saat ini termasuk 3 besar orang terkaya Indonesia versi majalah Globe Asia 2008. Kabarnya, total kekayaannya ± USD 3,8 Milyar.

Nama aslinya adalah Oei Ek Tjhong.
Lahir 3 Oktober 1923.
Keluarganya hidup dalam kemiskinan.
Bersama ibunya, ia pindah ke Makassar pada tahun 1932, saat usianya 9 tahun.
Di Makassar, ia membantu ayahnya yang telah pindah lebih dahulu, dan telah memiliki toko kecil.
Ia membantu ayahnya menjajakan produk toko dengan cara door to door selling.
Setelah lulus SD, karena terbentur masalah ekonomi, sehingga ia tidak bisa melanjutkan sekolah.
Ia pun berjualan keliling kota Makasar menjajakan kembang gula dan biskuit.
Dengan mengendarai sepeda, ia keliling kota Makasar menjajakan door to door permen, biscuit, dan aneka barang dagangan toko ayahnya.
Dengan ketekunannya, usahanya mulai menunjukkan hasil.

Saat usianya 15 tahu, Eka mencari pemasok kembang gula dan biscuit dengan mengendarai sepedanya.
Ia harus melewati hutan-hutan lebat, dengan kondisi jalanan yang belum seperti sekarang ini.
Kebanyakan pemasok tidak mempercayainya.
Umumnya mereka meminta pembayaran di muka, sebelum barang dapat dibawa pulang oleh Eka.

Ia terus mencari cara untuk dapat berdagang lebih banyak lagi, untuk membantu perekonomian keluarganya.
Tetap optimis, dan pantang menyerah.
Ijasah SD nya pun dijaminkannya, untuk mendapatkan kepercayaan pemasok kepadanya.
Walaupun tidak mendapatkan banyak pasokan, tetapi inilah langkah awal kesuksesan menurutnya.

Sempat pula ia berdagang besi-besi bekas, terigu, semen, dan gula.
Ia juga pernah bekerja sebagai pemborong rumah kuburan.
Pernah juga merintis bisnis minyak kelapa, berdagang kopra (bahan baku minyak kelapa), buah pala, dan lain sebagainya.

Saat umur 37 tahun, Eka pindah ke Surabaya.
Dengan segala optimisme, kerja keras, dan tantangan, akhirnya usaha yang dijalaninya mulai menghasilkan sukses besar.
Eka juga mempunyai kebun kopi dan kebun karet di Jember.
Pernah ia merintis usaha penggilingan padi di Ciluas, Serang, Banten, yang kemudian dijual kepada PKI karena usahanya merugi.
Awalnya Sinar Mas, merupakan CV.
Perusahaan ini melakukan ekspor hasil bumi dan impor tekstil di berbagai kota di Indonesia.
Usahanya kini telah melebar ke bisnis keuangan, bubur kertas (pulp), kertas, agrobisnis, serta perumahan / real estate.

Eka tidak lupa untuk berbuat sosial.
Ia mendirikan Yayasan Eka Tjipta Foundation.

Sumber: http://www.theprofessional.biz/article/16/

Friday, January 4, 2013

hindari 10 perkataan ini dalam menjalani kehidupan

Setidaknya ada 10 kalimat yang memiliki dampak cukup unik pada motivasi hidup. Saya tidak berani berkata “harus menghindari” kalimat-kalimat ini.. Saya hanya bisa “mewaspadainya” sebelum kalimat-kalimat itu menyusun kekuatannya dan mulai menjadi jangkar dalam hidup saya

1. Saya tidak mungkin melakukannya
Hmm… saya tidak perlu mengkerdilkan diri dan kemampuan saya untuk berkata seperti itu. Saya percaya, sebagai ciptaan yang paling sempurna, ada kekuatan luar biasa yang telah diturunkan langsung dari atas ‘sono’ .


2. Saya tidak punya bakat
Bakat? talenta? yup.. saya akui, “Pintar memang bisa dipelajari, tetapi “bintang” adalah dilahirkan“. Ada beberapa orang yang dianugerahi talenta luar biasa. Tetapi, hal ini bukan berarti orang yang lainnya tidak mempunyai talenta apa pun, kan? Saya sering melihat bagaimana orang-orang bisa berhasil walau hanya berbekal satu atau dua talenta saja. Sebaliknya saya juga sering melihat banyak orang gagal dan terbuang walau sebenarnya multitalenta.
Sikap, perilaku, dan perkataan justru lebih menentukan bagaimana seseorang bisa dihargai dan diterima oleh lingkungannya. Saya sendiri lebih menghargai, mendukung, bahkan memprioritaskan “orang-orang biasa” yang berperilaku santun, tekun, dan lemah lembut, daripada mereka yang berbakat luar biasa tetapi memiliki sikap dan perkataan yang kasar atau tidak mengenakkan.. (I know it is ridiculous, but that’s the fact.. ; ) )
Hmmm.. anyway, “bakat” sendiri bukan sebuah hal yang statis. Bakat “ada” karena apa yang biasa dilihat, didengar, dirasakan.. ini proses selama bertahun-tahun. Seorang anak yang dilahirkan dari keluarga seniman.. karena terbiasa mendengarkan nyanyian ibunya sejak kecil, karena terbiasa melihat bapaknya menggambar, saya yakin, ketika dewasa ia akan mewarisi bakat seni orang tuanya (walau belum tentu menyukainya). Demikian juga anak-anak lain yang dibesarkan dari keluarga bisnisman, ilmuwan, dan sebagainya. Sekalipun hal ini masih menjadi perdebatan di kalangan psikolog, tetapi saya boleh percaya bahwa manusia punya kuasa untuk menciptakan “bakat”!


3. Saya cuma lulusan SD
Kata “SD” pada kalimat di atas boleh diganti dengan “SMP”, “Kejar Paket A”, “TK”, atau apalah.. Yang jelas, pendidikan bukan penentu utama keberhasilan seseorang. Memang, mereka yang berpendidikan tinggi akan lebih berpeluang berhasil dari pada yang berpendidikan rendah (maaf). Tetapi bukan berarti lulusan SD tidak bisa berhasil. Saya sering melihat bagaimana sebuah perusahaan yang mayoritas karyawannya sarjana, tetapi ternyata pemiliknya hanya lulusan SD. Anda juga bisa membaca salah satu cerita konyol mengenai hal ini di artikel Email Anak SMP. Bahkan, 6 dari 10 Pemuda Pengubah Dunia yang saya tulis beberapa waktu lalu itu juga tidak pernah lulus kuliah!
So, what? Saya akan berusaha untuk tidak menyalahkan pendidikan sebagai topeng kemalasan dan kebodohan saya. Jika tidak tahu, ya belajar.. simple kan?


4. Lingkungan saya tidak mendukung
Banyak sekali orang-orang hebat lahir dari keadaan yang sama sekali tidak mendukung. Siapa saja? terlalu banyak untuk disebutkan . Beberapa di antaranya pernah tertulis di kategori Tokoh Inspiratif. Banyak tulisan dan lagu hebat yang justru lahir saat penulisnya masih di dalam penjara. Banyak orang kaya lahir dari keluarga miskin. Banyak ilmuwan yang dulunya dianggap bodoh atau gila, bahkan Thomas A. Edison pun pernah ditolak masuk SD karena dianggap idiot. Saat keadaan berkecamuk karena perang dan menjadi pengungsi, Albert Einstein malah dinobatkan menjadi Doktor dan Guru Besar. Bung Karno juga bukan sarjana politik, beliau adalah insinyur, dalam keadaan terbuang di Bengkulu, beliau malah merancang beberapa rumah dan merenovasi Masjid Jami’ di tengah kota. Tom Cruise? Ah, dia hanya seorang disleksia yang susah membedakan antara huruf “b” dan “d”. Keadaan bisa membuat berhasil tetapi bisa juga membuat gagal. Yup, Semua tergantung dari bagaimana cara melihat dan menghadapinya..


5. Masa lalu saya hancur
Dalam konteks ini, sepertinya kisah mengenai Oprah Winfrey bisa menutupnya. Yup, orang tuanya bercerai, dan lebih parah lagi, dia pernah diperkosa oleh saudara sepupunya. Tiap orang tahu, mengatasi problem masa lalu memang rumit. Masa lalulah yang membentuk diri dan menentukan bagaimana sifat dan sikap seorang manusia. Tetapi, itu “hanya film”.. yah, film! cukup untuk dilihat dan diikuti ceritanya, bisa dijadikan inspirasi atau motivasi hidup (kalo perlu), atau bisa juga dijadikan ‘hobi’ saat senggang. Tetapi, film hanya film.. berbeda dengan kenyataan sekarang.
Ia hanya dokumentasi sejarah dan tidak ada yang bisa dirubah. Kenapa harus ngotot pada sesuatu yang sudah tidak bisa dirubah? Lebih baik jika menyutradarai “film baru” yang ceritanya bisa dirubah seperti yang diinginkan.. saya biasa menyebut film baru tersebut: “Masa Depan“.


6. Saya tidak punya kesempatan
Hmm.. setahu saya setiap orang diberi waktu yang sama setiap harinya: 24 jam. Kenapa hasilnya bisa lain? Yup, setiap orang menggunakannya dengan caranya masing-masing. Memang, setiap orang dianugerahi lingkungan yang berbeda-beda. Ada lingkungan yang memang cukup kondusif untuk maju, tetapi ada juga yang destruktif bagi kemajuan. Tetapi, bukan berarti kesempatan itu tidak ada!
Jika melihat kemiskinan, berarti saya diberi kesempatan untuk mengentaskan kemiskinan. Jika melihat orang tertimpa musibah, berarti saya diberi kesempatan untuk menolong.. sekali lagi, Kesempatan! Ia selalu ada di sekitar saya. “Kesempatan” adalah pemicu kemauan seseorang untuk merubah sesuatu yang gak beres menjadi beres.. sesuatu yang gak baik menjadi baik. “Kesempatan” tidak hanya muncul pada situasi-situasi yang mengenakkan, malah sebaliknya, semakin kritis lingkungan, akan semakin banyak kesempatan yang muncul. Bukankah krisis ekonomi tahun 1998 yang lalu justru malah melahirkan banyak sekali jutawan-jutawan baru? Bukankah mereka yang ‘berhasil’ adalah mereka yang bisa melihat dan memanfaatkan “kesempatan” ini?


7. Saya kurang beruntung
Yup, keberuntungan memang bisa dikatakan sebagai hal yang statis, ia tidak datang begitu saja pada setiap orang. Ia memang seperti anugerah. Jika keberuntungan memang sulit diusahakan, lalu kenapa tidak memintanya kepada Sang Pemberi Anugerah? . Dulu pernah ada penelitian mengenai hal ini. Lengkapnya pernah tertulis di artikel The Luck Factor. Yeah.. di situ terdapat beberapa tips untuk ‘merayu’ Sang Pemberi agar selalu melimpahkan keberuntungan pada umatnya.


8. Saya Takut Sakit Hati lagi
Di twitter, seorang sahabat pernah menulis “Mencintai, memiliki, dan merasa kehilangan adalah satu paket kehidupan yang tidak dapat dipisahkan..”. Selain itu, di blog ini juga pernah ada tulisan Tentang Perpisahan. Yup.. “Kelak, setiap orang pasti akan meninggalkanmu, atau justru kamu yang akan meninggalkan mereka.. “. Sakit hati juga sebuah bagian penting dari proses kehidupan.. bukankah Hati yang sempurna dan bijaksana adalah justru hati yang memiliki banyak bekas luka?


9. Saya khawatir jika hasilnya mengecewakan
Tidak ada satu orang pun yang tidak pernah mengecewakan orang-orang di sekitarnya. Tidak mungkin memiliki banyak teman tanpa memiliki sedikit musuh. Tidak ada karyawan yang sama sekali tidak pernah mengecewakan atasannya. Yang paling penting adalah apa yang harus dilakukan jika ternyata mengecewakan orang lain? yup.. Tiga Kata Ajaib mungkin bisa bisa membantu.. ^^


10. Saya takut salah
Nobody perfect! That’s all.. . Setahu saya.. orang yang takut salah dan takut gagal justru malah lebih banyak berbuat kesalahan. Tidak ada percobaan ilmiah yang tidak pernah gagal. Tidak ada pengusaha sukses yang belum pernah bangkrut, tidak ada peruntung tenar yang belum pernah mengalami kerugian, tidak ada aktivis yang tidak pernah teraniaya, tidak ada tokoh politik yang belum pernah dikritik, dan tidak ada selebritis terkenal yang belum pernah dicacimaki. Yup.. ini adalah “kuat-kuatan”, mereka yang tahan terhadap dampak kesalahan yang pernah dibuat dan tidak pernah berhenti berusaha.. merekalah yang berhasil.. ^^






















Sumber:
http://www.kaskus.co.id/thread/50854fc4ea74b47227000003
http://www.ceritainspirasi.net/


















































Kiat Memilih Jangka Waktu Cicilan KPR

RumahCom — Saat akan mengambil pembiayaan KPR (kredit pemilikan rumah), konsumen dihadapkan pada pilihan: berapa lama jangka waktu cicilan KPR yang akan diambil? Sekilas hal ini terkesan sepele, namun bila tidak ditimbang masak-masak, akan menjadi masalah di kemudian hari, seperti menunggak cicilan.
Sebenarnya, jangka waktu mengangsur KPR yang paling realistis dan paling baik adalah sesuai dengan kemampuan keuangan masing-masing. Jika kemampuan keuangan Anda tidak cukup untuk mengambil cicilan KPR dengan tempo 5 tahun, maka pilihlah yang berjangka waktu lebih lama, misalnya 10 tahun atau 15 tahun.
Jika Anda mengambil KPR dari bank konvensional, selalu ada risiko yang menyertai Anda. Pasalnya, suku bunga pinjaman dapat berubah setiap waktu, bergantung kondisi ekonomi nasional. Sebagai contoh, pada 2006 lalu suku bunga KPR melonjak dari 12% menjadi 17%, kemudian menurun sampai 13%-15%. kondisi paling buruk dalam sejarah Indonesia adalah pada 1998 lalu, dimana tingkat bunga KPR melesat sampai lebih dari 30%.
Hal yang tak terduga seperti ini dapat merugikan nasabah. Maka pikirkan dengan bijaksana, apakah Anda sanggup menghadapi situasi ini di masa mendatang atau tidak. Terutama bila Anda berniat mengambil tenor KPR sampai 15 tahun.
Jika ekonomi nasional stabil, dimana gejolak bunga tidak sedahsyat tahun 1998, beberapa perumahan yang bekerja sama dengan perbankan, bahkan berani menyediakan fasilitas KPR dengan bunga fix 10% pada tahun pertama—bahkan ada yang berani memberikan suku bunga fix 9%—baru pada tahun kedua dan seterusnya, suku bunga mengikuti tren suku bunga pasar (floating).
Anto Erawan
(antoerawan@rumah.com)

Sumber:
 http://id.berita.yahoo.com/blogs/rumah/kiat-memilih-jangka-waktu-cicilan-kpr-071007920.html