Tuesday, February 26, 2013

Menentukan Pilihan dari Berbagai Tawaran Asuransi Kesehatan

Tanya:
Dear QM Financial, saat ini saya sedang mencari produk asuransi kesehatan untuk ibu saya yang berusia 50 tahun. Sudah ada beberapa agen dari perusahaan asuransi yang menawarkan asuransi untuk ibu saya, di antaranya sebagai berikut:
1. Asuransi A (full kesehatan): Meng-cover biaya penggantian rawat inap (tanpa cover penyakit kritis)
2. Asuransi B: Meng-cover penyakit kritis dan rawat inap, tapi penggantian untuk rawat inap masih lebih besar Asuransi A (padahal uang premi Asuransi B lebih mahal)
3. C: Meng-cover penyakit kritis, rawat inap, namun plus investasi.

Yang ingin saya tanyakan, sebaiknya asuransi yang mana yang harus saya pilih? Saya sebetulnya cocok dengan produk dari Asuransi A, namun mereka tidak meng-cover penyakit kritis. Boleh disarankan produk asuransi apa yang memiliki proteksi penyakit kritis namun tidak perlu harus mengambil produk investasi? Mohon bantuan QM Financial untuk sarannya.

Jika saya ingin mendapatkan konsultasi lebih lengkap, saya bisa menghubungi kemana di QM Financial?
Terima kasih.

Lita, 25 tahun


Jawab:
Dear Mbak Lita,

Sebelum melangkah kepada saran pilihan asuransi yang cocok untuk ibu Anda, saya ingin mengonfirmasi kembali apakah benar ibu Anda memiliki risiko penyakit kritis. Yang tergolong penyakit kritis antara lain: stroke, jantung, gagal ginjal, dan kanker stadium 4. Setidaknya keempat penyakit tersebut adalah penyakit dengan kondisi yang irreversible (tidak dapat kembali pulih seperti keadaan semula) yang dapat menjadi indikator kebutuhan akan asuransi penyakit kritis.

Jika memang ada riwayat dalam keluarga ibu memiliki penyakit tersebut, sangat disarankan untuk memiliki asuransi penyakit kritis. Tapi perlu diingat bahwa asuransi penyakit kritis itu sifatnya santunan. Bukan pergantian biaya pengobatan. Karena biaya pengobatan yang sifatnya rawat inap, itu menjadi porsinya asuransi kesehatan.

Jadi jika terdiagnosis suatu penyakit yang masuk dalam polis asuransinya, maka uang pertanggungannya akan keluar. Klaim dibayarkan. Tidak bergantung biaya yang dikeluarkan untuk rumah sakit, tapi tergantung berapa uang pertanggungannya. Jika ambil asuransi penyakit kritis dengan uang pertanggungan Rp500 juta misalnya, maka akan keluar uang sebesaritu. Tidak ada kaitannya dengan biaya rumah sakitnya.

Memilih asuransi sebaiknya yang murni, yang berdiri sendiri (misal: asuransi kesehatan atau asuransi penyakit kritis saja), dan tanpa embel-embel investasi karena akan lebih efektif dan preminya menjadi lebih murah dengan pertanggungan yang umumnya lebih besar. Jika memang kebutuhannya adalah untuk asuransi kesehatan atau asuransi penyakit kritis, ya sebaiknya ambil itu tanpa perlu feature investasinya. Karena dalam investasinya akan ada biaya-biaya investasi dan ada porsi investasi yang menjadikan premi lebih mahal.

Mohon maaf, kami tidak bisa menyebutkan suatu brand atau nama produk secara terbuka. Silakan Mbak Lita mempertimbangkan kembali tawaran ketiga produk asuransi yang telah disebutkan dengan melakukan penggalian informasi lebih dalam, lalu sesuai dengan kebutuhan Ibunda.

Untuk konsultasi lebihlengkap, Mbak Lita dapat memanfaatkan program konsultasi QM Financial dengan menghubungi 021 – 29222800, 021 – 7395181, dan 022 – 91739012 atau di www.qmfinancial.com

Kami akan membantu dengan senang hati!


Wulandari / QM Planner
www.qmfinancial.com


http://id.she.yahoo.com/menentukan-pilihan-dari-berbagai-tawaran-asuransi-kesehatan.html

No comments:

Post a Comment