Thursday, February 10, 2011

(Tanya Jawab) Mengatasi Sifat Boros Anak

"Mengatasi sifat boros anak"

Mengatasi Sifat Boros Anak

Halo mbak Mike,

Anak gadis kami yang berumur 15 tahun senang sekali memakai pakaian dengan merek terkenal yang tentunya harus dibeli dengan harga tinggi dan jika saya tidak mengabulkan keinginannya tersebut, dia pasti marah.
Mungkin sesekali kami bisa mengabulkan keinginannya tersebut, tapi saya ingin membantu anak saya untuk lebih mengerti bagaimana menyesuaikan keinginan dan daya belinya. Sebaiknya bagaimana mbak?

Vita Suryati. Jakarta Selatan

Jawab :

Halo bu Vita,

Anak remaja putri pada usia 15 memang sedang sangat memperhatikan penampilannya. Mengikuti trend mode pakaian yang sedang in sudah menjadi kebutuhannya, rasanya tidak mungkin bisa diterima pergaulan kalau penampilan gak oke atau ketinggalan jaman. Termasuk juga peraturan tidak tertulis dikalangan remaja mengenai keharusan mengenakan pakaian bermerek terkenal dan mahal. Mungkin tidak semua pakaiannya harus bermerek, dan tidak selalu setiap hari harus memakai pakaian bermerek. Tapi paling tidak sesekali harus bisa tampil dengan asesoris, sepatu, pakaian, tas merek terkenal sudah cukup untuk bisa di cap sebagai “ anak gaul”. Itulah alasan yang terpenting dari semua pemaksaan putri Anda untuk membelikannya pakaian merek terkenal dan mahal. Hal ini terjadi pada remaja siapapun dan dimanapun

Kitapun demikian pada masa remaja mengalami hal yang sama dialami putri Anda. Bahkan kalau mau jujur sampai sekarangpun kita masih sangat senang sekali memakai pakaian dengan merek terkenal dan mahal. Jadi kalau kita senang bisa memakai pakaian mahal, mengapa putri kita tidak boleh? Mungkinkah alasan kita melarang anak memiliki pakaian mahal adalah karena kita ngeri melihat betapa miripnya dia dengan diri kita sendiri dalam hal pemborosan. Karena itu jika sudah menyangkut masalah bagaimana mengajarkan nilai uang kepada anak, penting sekali kita sebagai orang tua bisa menempatkan diri dan memahami sudut pandang seorang anak terhadap uang.

Anak-anak boleh jadi tidak peduli dengan uang orang tua, mereka tidak hentinya memaksa orang tua untuk mengeluarkan lebih banyak lagi atau membeli lebih banyak barang yang lebih mahal untuk mereka. Lagipula mengapa mereka harus perduli, toh itu bukan uang mereka? Yang sangat perduli adalah orang tua, sebab uang itu adalah uang mereka. Tetapi jika menyangkut uang milik mereka sendiri anak-anak akan sama dengan orang tua dimana mereka akan lebih berhati-hati dengan uangnya.

Bukan berarti semua diperbolehkan. Selama masih dalam batas perilaku yang dibolehkan, anak sebaiknya diperbolehkan untuk mengambil keputusan sendiri dan  Anda mungkin bisa menawarkan saran berdasarkan pengalaman terhadap keputusannya. Anak-anak yang tidak memilki kontrol atas uang mereka sendiri tidak punya alasan untuk tidak meminta uang dan akan segera menghamburkan uang yang mereka dapatkan.

Karena itu sangat sulit mengajarkan prinsip ekonomi yang sederhana kepada anak-anak yaitu mengenai keinginan dan daya beli jika mereka bahkan tidak perduli terhadap uang. Cara yang lebih bijaksana adalah dengan membuat anak terlebih dulu perduli terhadap uang dengan memberi tanggung jawab mengatur uangnya sendiri. Saran saya kepada bu Vita adalah agar mencoba memberi anggaran khusus untuk membeli pakaian baru setiap bulan atau setiap 2 bulan sekali. Jika selama ini putri Anda dibelikan baju tiap kali berbelanja ke mal atau pada waktu yang tidak tertentu, maka mulailah dengan membuat acara belanja yang terjadwal dan dianggarkan dahulu.

Jika uang saku yang diberikan selama ini sudah pas untuk transport saja, maka untuk membeli pakaian baru buatlah anggaran tersendiri diluar uang sakunya. Anda bisa membuat jadwal belanja pakain baru sesuai jadwal yang ditentukan sejumlah anggaran tertentu yang dibatasi misalnya Rp 150.000,- perbulan. Beritahukanlah rencana anggaran belanja pakaian baru ini kepada putri Anda, dan katakan kepadanya bahwa dia diperbolehkan membeli apapun yang disukainya sebulan sekali sebatas jumlah tersebut. Dengan membuat anggaran belanja khusus untuknya dan memberi hak untuk menggunakan sesuai keinginannya, maka dia akan merasa uang tersebut adalah miliknya. Dari situlah akan mulai timbul rasa memiliki juga rasa perduli, sehingga pemilihan akan digunakan untuk apa uang tersebut menjadi lebih berhati-hati, sebab putri Anda yang memilihnya sendiri.

Memegang kendali atas uang mereka sendiri memaksa anak-anak melawan dan menimbang keinginan mereka yang sebenarya. Disinilah saat yang tepat kita mengajarkan prinsip ekonomi yang sederhana, yaitu bahwa kita sebaiknya hanya bisa membeli barang-barang yang memang kita sanggup membelinya. Dengan membuat anggaran terbatas juga bisa mengajarkan bagaimana keinginan harus disesuaikan dengan daya beli. Hal ini juga membebaskan orang tua dari keharusan peran yang selalu menghakimi dan menasihati dalam masalah keuangan keluarga. Jika putri Anda ingin membeli pakaian mahal bermerek, dia tidak perlu meyakinkan Anda bahwa pembelian itu berguna, tetapi dia harus meyakinkan dirinya sendiri. Dan jika dia memutuskan untuk meminta pendapat Anda, dia tahu pendapat Anda akan cukup adil. Sehingga pertanyaan yang harus dijawab anak Anda bukanlah “Bagaimana cara membujuk Anda untuk membayar pakaian ini?“ melainkan “Apakah pakaian ini ini benar-benar kuinginkan?”.

Salam sayang untuk putri Anda.




Wednesday, February 9, 2011

(Tanya Jawab) Mengatur Keuangan Dengan Pendapatan Terbatas

"Mengatur keuangan dengan pendapatan terbatas"

Mengatur Keuangan Dengan Pendapatan Terbatas

Saya seorang karyawan di salah satu restoran di medan, gaji saya 1,3juta/bulan.
Saya pengen menabung, tapi saya bingung mengatur keuangan saya tiap bulan dengan gaji sekian. Sementara saya harus membayar uang kost sebesar 250rb/bulan, belum lagi uang makan dan kebutuhan lain-lain.
Mohon solusinya.
Terima kasih.

Gearonal.

Jawab :

Dear Bang Gearonal,

Dalam melakukan pengelolaan keuangan, yang harus kita perhitungkan memang bagaimana dengan uang yang kita miliki kita bisa mengelolanya dengan baik. Karena belum tentu orang dengan penghasilan lebih besar tidak mengalami pengeluarannya lebih besar daripada pemasukannya. Adapun Perhitungan ideal dalam kita mengelola pendapatan adalah sebagai berikut :

10 % : Ditabung / investasi
10 % : Pendidikan diri sendiri
10 % : Dana Darurat
10 % : Rekreasi
10 % : Sedekah / amal
50 % : Kebutuhan pribadi yang bersifat konsumtif 

Tabungan ataupun investasi tersebut kita sisihkan dari awal ketika menerima penghasilan. Sekali lagi, jangan lihat dari besarnya nilai yang kita sisihkan, tapi ketika kita bisa melakukannya secara kontinu, lambat laun tentu akan semakin besar nilainya.

Pendidikan diri sendiri adalah dana tersebut kita gunakan sebagai modal untuk meningkatkan ilmu kita. Karena dengan meningkatnya ilmu dan kemampuan kita, maka nilai diri kita akan semakin tinggi dan kemungkinan orang bersedia membayar kita lebih tinggi akan lebih besar. Cara untuk meningkatkan ilmu kita minimal adalah dengan membeli dan membaca buku.

Dana darurat idealnya kita kumpulkan sebanyak 3–6 kali pengeluaran bulanan kita. Tujuannya untuk membiayai keadaan–keadaan darurat seperti sakit, kecelakaan dll.

Kebutuhan pribadi yang bersifat konsumtif adalah kebutuhan kita sehari–hari seperti makan, bayar uang kos, membeli baju, ongkos transport ke tempat kerja, cicilan hutang misal ada, dll.

Perhitungan diatas adalah angka idealnya, dan kunci untuk bisa mengelola keuangan kita dengan baik adalah komitmen serta disiplin diri dalam menjalankan apa yang sudah kita niatkan.

Salam,



(Tanya Jawab) Bisakah Meminjam ke Bank Jika Catatan Kredit Kurang baik

"Bisakah meminjam ke bank jika catatan kredit kurang baik"

Bisakah Meminjam ke Bank Jika Catatan Kredit Kurang baik

Mbak Mike,
Saya dan suami tidak punya catatan kredit yang sempurna meskipun cukup baik. Saat ini kami sedang berusaha untuk memperbaikinya. Di lain pihak, kami ingin membuka bisnis kecil dan untuk itu harus mencari pinjaman kredit. Kira-kira bagaimana caranya agar bisa mendapatkannya ya?

Shintawardhani,
Medan.

Jawab :

Halo bu Shinta,

Masalah modal yang pas-pas dan terbatas jumlahnya memang menjadi kendala yang umumnya dihadapi oleh orang yang akan membuka usaha. Namun jangan sampai hal ini menghalangi niat Anda untuk membuka usaha, karena sebenarnya banyak cara untuk mensiasati keterbatasan modal ini. Modal uang memang sangat penting, tetapi bukan berarti kalau Anda tidak punya lalu tidak bisa membuka usaha, sebab modal yang utama sesungguhnya adalah diri Anda sendiri. Bagaimana Anda bisa terus menjaga semangat dan  tekad untuk terus belajar dan membuka diri terhadap berbagai saran, maka langkah-langkah Anda yang kongkrit akan membawa Anda menemukan jalan-jalan ataupun cara-cara mendapatkan modal usaha dengan tepat.

Jika dalam rangka mendapatkan modal usaha, Anda ingin mengusahakannya dengan megambil kredit dari bank, maka perlu Anda ketahui bahwa kredit usaha biasanya diberikan oleh bank hanya kepada usaha yang sudah berjalan minimal 2 tahun. Sehingga jika Anda baru mau membuka usaha kemungkinan akan sulit untuk mendapatkan kredit usaha dari bank. Namun Anda bisa mencoba untuk mengajukan Kredit Serba Guna dan Kredit Tanpa Agunan. Kredit Serba Guna adalah produk kredit bank yang bisa digunakan untuk tujuan penggunaan apa saja, namun untuk mendapatkannya maka bank mensyaratkan adanya jaminan. Sedangkan Kredit Tanpa Agunan adalah kredit yang juga bisa digunakan untuk tujuan keuangan apa saja, namun untuk mendapatkannya bank tidak mensyaratkan adanya jaminan. Dengan demikian baik Kredit Serba Guna maupun Kredit Tanpa Agunan, keduanya bisa digunakan untuk modal membuka usaha. Namun sebaiknya Andapun mempersiapkan sebagaimana umumnya persyaratan memperoleh kredit dari bank.
Dari data-data keuangan Anda seperti foto copy rekening tabungan atau giro, atau slip gaji dari perusahaan tempat Anda bekerja maka Bank akan menganalisa kondisi keuangan Anda. Karena itu “ memperbaiki penampilan “  mulai dari rekening Anda di bank  sampai dengan kelengkapan data-data pendukung lainnya sebaiknya dilakukan jauh- jauh hari (6 atau 3 bulan sebelumnya). Berikut ini adalah beberapa hal yang sebaiknya Anda lakukan dalam rangka memuluskan jalan proposal  kredit ke bank

1.    Periksa Kembali Kelancaran Hutang-hutang Anda Saat Ini. Sebelum mengajukan kredit ke Bank, periksalah kembali hutang–hutang Anda lainnya. Cicilan kartu kredit, cicilan motor, cicilan mobil, dan lain- lain. Apabila Anda memiliki sejarah kredit macet di suatu bank di masa lalu maupun maka pastikan bahwa masalahnya telah selesai. Jika diketahui oleh pihak bank bahwa Anda pernah memiliki sejarah kredit yang buruk yang belum selesai sampai saat ini, maka kemungkinan akan sulit mendapatkan pinjaman baru dari bank.

2.    Mengaktifkan rekening tabungan, maupun giro Anda, Dengan cara menyetorkan penghasilan bulanan atau gaji ke rekening tersebut. Bagi bank sebagai kreditur print out mutasi rekening koran atau tabungan di bank manapun  selama 3 sampai 6 bulan terakhir adalah bukti paling kuat yang dapat membuktikan kondisi keuangan debitur yang sebenarnya.

3.    Menghentikan penambahan hutang Anda. misalnya jika saat ini Anda sudah mempunyai cicilan kartu kredit, sebaiknya stop dulu pemakaiannya agar hutang Anda tidak bertambah banyak. Sebab jika Anda sudah mempunyai cicilah hutang yang besar, maka kemampuan anda untuk membayar pinjaman baru tentunya jadi berkurang.

4.    Mempersiapkan data-data pendukung lainnya dengan lengkap :

-    Mencetak/print out buku tabungan atau rekening giro dari semua rekening bank Anda (terutama rekening gaji) antara 6 s/d 3 bulan terakhir. Jika Anda mempunyai deposito, fotocopy juga bilyet deposito Anda. Data ini digunakan bank untuk menganalisa kondisi keuangan Anda. 

-    mempersiapkan data-data pendukung lainnya seperti Surat keterangan bekerja dari perusahaan dan slip gaji asli dari tempat anda dan istri bekerja, akte nikah, kartu keluarga, KTP, akte kelahiran.

-    Mempersiapkan kelengkapan fotocopy dokumen–dokumen dari jaminan yang akan diajukan seperti sertifikat tanah (SHGB, SHM), sertifikat Ijin Membangun Rumah (IMB) + Blue print (cetak biru gambar rumah tersebut) dan SPPT PBB tahun terakhir. Ini diperlukan jika Anda mau menjaminkan rumah Anda untuk mendapatkan Kredit Serba Guna

Semoga bermanfaat



Tuesday, February 8, 2011

(Tanya Jawab) Tips Menjual Dengan Lebih Efektif

"Tips menjual dengan lebih efektif"

Tips Menjual Dengan Lebih Efektif

Salam hormat saya,

Nama saya Ramdan, pekerjaan saya sales gordyn, di toko gordyn di Palembang,

Langsung pak, begini saya bingung bagaimana supaya calon konsumen percaya sama saya kalau produk yang saya tawarkan benar-benat dari bahan berkualitas dan juga dari penampilan saya tidak begitu keren (berpakaian rapih) terakhir bagaimana cara berbicara yg tepat, jelas dan singkat?
Terima kasih mohon sarannya pak.

M. Ramdan
Palembang.

jawab :

Dear pak Ramdan,

Suksesnya sebuah penjualan terkadang memang bukan selalu disebabkan oleh pembeli benar-benar membutuhkan produk yang ditawarkan ataupun kualitas yang luar biasa dari produk tersebut, tetapi juga bagaimana sang penjual bisa meyakinkan dan merebut hati pembelinya.

Dan memperhatikan pemaparan dari bapak tentang kondisi yang bapak alami saat ini, sebenarnya bapak sudah memiliki jawaban dari pertanyaan bapak sendiri. Baik itu dari permasalahan penampilan pak Ramdan yang mungkin kurang meyakinkan, ataupun dari cara bicara yang lebih efektif.

Untuk masalah penampilan, sudah pasti pak Ramdan harus mengubah penampilan anda sedemikian rupa sehingga orang yang anda tawari produk anda tidak segan bila harus berkomunikasi dengan anda. Artinya penampilan anda harus pas, tidak terlihat kurang meyakinkan maupun juga tidak terlihat berlebihan. Baik itu mulai dari ujung rambut sampai ujung sepatu, plus aroma tubuh anda. Seperti apa penampilan yang pas tersebut, anda yang lebih paham kondisi di lapangan.

Untuk berbicara dan menawarkan secara lebih efektif, yang perlu anda perhatikan adalah tentunya menjaga sikap dan cara bicara kita dalam menawarkan. Jangan menawarkan dengan nada memaksa ataupun mengiba, namun lebih pada bersikap bersahabat, tunjukkan keunggulan produk anda dan kenapa konsumen anda harus membeli produk yang anda tawarkan. Jangan juga bersikap kasar ataupun jutek bila konsumen tidak bersedia membeli, namun tetaplah tersenyum dan mengucapkan terima kasih. Untuk memperkaya kemampuan menjual anda, ada baiknya anda belajar dari atasan ataupun rekan kerja anda yang lebih senior tentang bagaimana mereka melakukan penjualan yang lebih efektif. Bila dari mereka dirasa kurang mendapatkan informasi ataupun ilmu, anda bisa belajar tentang komunikasi penjualan tersebut dari sumber–sumber lainnya seperti dari buku ataupun dengan browsing di internet. 

Salam,



Saturday, February 5, 2011

(Tanya Jawab) Kiat Sukses Usaha Es Krim

"Kiat Sukses Usaha Es Krim"

Kiat Sukses Usaha Es Krim

Bu Mike Yth,

Saya sangat terinspirasi membuka usaha makanan, setelah memperhatikan tetanga saya yang membuka usaha pisang goreng kipas ala Kalimantan. Luar biasa, pembelinya sampai mengantri. Saya sendiri mempunyai resep es krim berikut mesinnya, turun temurun dari keluarga.Sayang mesinnya sudah tua, nyaris tidak bisa dipakai, Saya menerima pesanan kecil-kecilan membuat es krim untuk acara keluarga atau acara lain di lingkungan. Tetapi belum betul-betul saya bisniskan, sebab saya masih bekerja sehingga waktu terbatas. Impian saya membuka restoran es krim di rumah sebab di tunjang lokasi rumah di pinggir jalan raya. Saat ini juga ada penawaran mesin es krim cone seharga Rp 28,5 juta. Simpanan saya satu-satu adalah deposito senilai Rp 40 juta. Bagaimana peluang bisnis ini menurut mbak mike, apakah penawaran tersebut saya ambil saja? Apa saja yang harus saya perhatikan dalam bisnis ini?

Ernawati
Bintaro, Jakarta.

Jawab

Es krim memang digemari siapa saja, tidak heran kita dapat menjumpainya dengan mudah dimana-mana. Mulai dari restoran juga berbagai acara pesta. Es krim dalam kemasanpun dapat kita jumpai di berbagai swalayan. Bahkan sampai toko bahan pangan di komplek perumahan. Tidak luput dalam pengamatan juga para penjual keliling es krim dari berbagai merek yang langsung mendatangi rumah-rumah. Es krim saat ini muncul dalam aneka rasa, bentuk juga harganya, Kita dapat membeli es krim yang mahal sampai yang murah sekalipun. Tidak heran es krim dalam berbagai bentuk penyajiannya selalu diminati orang. Mempertimbangkan selera orang terhadap es krim, maka kita dapat menilai bahwa bisnis ini tetap menjanjikan.

Untuk menjual es krim, sebenarnya bisa juga dilakoni dengan menjadi penyalur atau pengecer es krim dari perusahaan-perusahaan besar. Namun jika Anda ingin merintis bisnis Anda sendiri, menjual es krim buatan sendiri mungkin lebih menguntungkan. Jika kita perhatikan bisnis es krim sudah ada sejak jaman dulu, sebutlah saja restaurant seperti es krim Ragusa di Jakarta atau es krim Zangrandi di Surabaya sudah tidak asing di telinga. Nama-nama legendaris ini berkembang dari es krim rumahan.

Adapun saat ini Anda sudah mendapat penawaran satu buah mesin es krim senilai Rp 28,5 juta. Memang saat ini  banyak ditawarkan mesin pembuat es krim yang lebih praktis sehingga harganya lebih terjangkau. Mesin es krim jenis ini umumnya tidak terlalu besar dan lebih ringan, serta dapat dipindahkan-pindahkan dengan cepat dan pengoperasiannya juga mudah. Anda dapat menjual es krim cone buatan sendiri dengan harga murah.
Karena itu jika Anda pemula yang ingin memulai bisnis es krim buatan sendiri, bisa dipertimbangkan  bisnis menjual es krim cone yang ditawarkan kepada Anda. Alasannya sebagai berikut :

•    Dibandingkan es krim dalam kemasan yang dijual di toko-toko atau penjual keliling, maka es krim cone   buatan sendiri daya tariknya lebih besar. Selain masih segar karena baru dibuat, ditambah harganya yang murah, juga rasa yang disukai kebanyakan orang membuat es krim cone selalu diminati orang.

•    Kelebihan Anda adalah karena sudah memilki lokasi usaha yang strategis, yaitu rumah Anda yang dipinggir jalan raya

•    Terbatasnya modal, jika melihat simpanan Anda sebesar Rp 40 juta. Membuka kedai es krim cone lebih terjangkau dibandingkan investasi untuk es krim rumahan berskala menengah. Anda mungkin harus keluar uang ratusan juta untuk membeli peralatan mesin pemasak, pembeku dan penyimpan. Buat Anda yang pemula, kemungkinan harus mengeluarkan modal besar bisa jadi berisiko, selain keterbatasan modal yang menjadi halangan. Berhati-hatilah untuk tidak menghabiskan semua simpanan Anda ke dalam bisnis ini. Agar keuangan rumah tangga tidak terganggu, sisihkanlah terlebih dulu sebesar minimal 3x pengeluaran keluarga perbulan dari deposito Anda, untuk berjaga-jaga.

Jika kita perhatikan usaha es krim cone ini memang kompetitif, beberapa restaurant cepat saji yang menjual es krim cone dengan harga murah, tidak jarang terlihat antrian pembelinya. Karena itu walaupun Anda sudah memiliki lokasi usaha yang strategis, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, agar bisa berhasil dalam bisnis es krim buatan Anda sendiri antara lain :

1.    Harga : harga es krim cone tidak bisa terlalu mahal, sebab ini bukan jenis makan pokok yang diutamakan. Apalagi pesaing seperti restoran cepat saji sudah menjualnya dengan harga murah, terutama  jika pelanggan Anda lebih banyak anak sekolah.

2.    Kecepatan pelayanan : Antrian panjang seperti di usaha pisang kipas tetangga Anda, tentunya kurang menyenangkan. Ini bisa menyebabkan pembeli mengurungkan niat. Perhatikan jam-jam sibuk di lokasi usaha Anda dan bersiaplah secara ekstra meningkatkan kecepatan pelayanannya.

3.    Variasi rasa : Temukanlah rasa yang paling disukai pelanggan dan tingkatkanlah kualitasnya. Jangan takut berkreasi terhadap rasa juga bentuk penyajian,apalagi jika Anda sudah mempunyai resep es krim istimewa warisan keluarga. Ini bisa menjadi ciri khas es krim buatan Anda.

4.    Biaya-biaya : Selain investasi biaya mesin biaya lain harus diperhitungkan. Semisal pengeluaran tetap untuk listrik, air, bahan baku terutama gaji pegawai. Sebab Anda masih bekerja, jadi memerlukan asisten untuk menjalankan operasional harian. Juga biaya tidak tetap seperti bubuk es krim, penambah rasa buatan, toping, cone dan lain-lain.

5.    Mesin es krim yang praktis dan mudah dipindahkan memberikan Anda fleksibilitas untuk meningkatkan penjualan dengan berbagai macam cara. Anda tidak harus menjual es krim di satu tempat saja tetapi sesekali juga bisa berpindah-pindah mengincar lokasi yang sewaktu –waktu saja ramainya. Misalnya pameran, bazaar, pasar kaget, perayaan tahun baru, mengisi acara hajatan dan lain-lain.

Mulai dengan jumlah yang kecil dulu dengan membukai kedai es krim cone bisa jadi langkah yang bijaksana. Sambil belajar, usaha semakin maju secara bertahap Anda dapat mewujudkan impian memiliki restoran es krim sendiri.

Semoga sukses!



Wednesday, January 12, 2011

(Tanya Jawab) Memilih Asuransi Pendidikan

"Memilih asuransi pendidikan"

Memilih Asuransi Pendidikan

Mbak Mike yang baik,

Pertanyaan saya singkat saja ya. Sebenarnya saya ingin mengikuti salah satu program asuransi pendidikan untuk mempersiapkan biaya pendidikan bagi kedua anak saya. Tapi saya tidak tahu harus memilih yang mana. Mungkinkah mbak mike membantu saya? Sebelum dan sesudahnya saya ucapkan terima kasih banyak.

Zuraida Intan P, Semarang.

Terima kasih.

Jawab :

Halo ibu Zuraida,

Dalam mempersiapkan dana pendidikan anak, maka mengikuti program asuransi pendidikan anak bisa Anda ambil. Asuransi pendidikan sendiri adalah sebuah kontrak asuransi jiwa antara perusahaan asuransi dan Anda sebagai orang tua yang menyebutkan bahwa Anda setuju untuk membayar sejumlah premi asuransi secara berkala kepada pihak perusahaan asuransi, untuk kemudia Anda akan mendapatkan jumlah dana pendidikan tertentu dari perusahaan asuransi pada saat anak Anda memasuki usia sekolah sesuai dengan jenjang pendidikannya. Apabila terjadi resiko kematian pada Anda yang menyebabkan setoran premi asuransi terhenti sementara si anak belum mendapatkan dana pendidikannya secara utuh, maka pihak perusahaan asuransi menjamin dana pendidikan akan tetap diberikan. Dengan mengambil asuransi pendidikan berarti Anda menabung sekaligus mengambil asuransi jiwa secara bersamaan

Dengan demikian pada asuransi jiwa Anda melakukan investasi secara rutin untuk mempersiapkan dana pendidikan anak dan sekaligus memproteksinya dengan asuransi jiwa untuk mengantisipasi resiko kematian pada Anda yang menyebabkan terhentinya investasi dana pendidikan anak Anda. Namun dengan begitu banyaknya produk asuransi pendidikan yang ditwarakan saat ini, tidak heran jika kita bingung memilihnya. Karena berdasarkan cara investasinya maka kiat-kiat atau pertimbangan-pertimbangan dalam memilih produk asuransi pendidikan dan adalah sebagai berikut :

1. Carilah produk asuransi pendidikan yang memberikan kemudahan dalam melakukan pembayaran premi misalnya jika besarnya premi tahunan terlalu berat maka bisa dibayar dengan premi triwulan. Bahkan kalau memungkinkan setoran preminya bisa dirubah sewaktu-waktu sesuai kondisi keuangan Anda, namun otomatis uang pertanggungannya juga berubah. Dengan demikian Anda bisa melakukan penyesuaian sewaktu-waktu sesuai dengan kondisi keuangan Anda.

2. Jika Asuransi pendidikan anak juga memberikan tambahan manfaat yang diberikan, contoh: dana bisa ditarik di tahun kesekian, diberikannya proteksi tambahan asuransi kesehatan  kalau kita cacat atau sakit, dll. Waspadailah sebab biasanya semua tambahan manfaat itu akan dibayar oleh kita. Lagipula belum tentu semua manfaat tambahan Anda perlukan Jadi kalaupun diberikan gratis, pastikan bahwa Anda tidak dikenakan biaya tambahan.

3. Karena asuransi pendidikan juga mengandung unsur investasi maka, return hasil investasi yang dijanjikan juga menjadi penting. Jadi bandingkanlah berapa hasil investasi yang bisa diberikan oleh suatu asuransi pendidikan yang satu dengan yang lain, dan pilihlah yang paling kompetitif. Biasanya perusahaan asuransi tidak bisa memberikan janji pasti tetapi asumsi saja berdasarkan pengalaman di tahun-tahun sebelumnya.

4. Cari agent yang sudah pengalaman (atau minimum sebagai pendamping). Sekali lagi mohon maaf kalau menyinggung. Tapi kembali lagi, perhitungan asuransi itu ruwet belum ditambah manfaat tambahan lainnya. Sangat disayangkan kalau kita membeli produk asuransi kemudian kecewa karena salah persepsi dengan agentnya. Tidak ada salahnya juga untuk menguji komitmen mereka. Jangan sampai ketemu agent yang hit and run. Carilah agen asuransi yang mempunyai komitmen jangka panjang untuk membantu klient dalam mengakses informasi, pencairan claim, dll.

5. Kredibilitas perusahaan asuransi. Kemudahan proses claim, pelayanan, menjadi beberapa key point dalam penentuan pembelian asuransi. Terutama kondisi keuangannya, pastikan perusahaan asuransi yang Anda pilih termasuk perusahaan yang dinilai sehat oleh badan otoritas disini yaitu Departemen Keuangan. Pastikan juga bahwa perusahaan asuransi tersebut bebas sengketa Untuk apa diimingi-imingi hasil investasi tinggi kalau ternyata sulit dicairkan. Untuk itu memang mesti rajin-rajin bertanya kiri kanan. Kalau perlu undang beberapa agent untuk banding-bandingkan. Agent jadi salah satu faktor penentu juga, tapi hati-hati, kadang agentnya ok tapi perusahaan tidak ok.

Malu bertanya sesat di jalan. Produk asuransi pendidikan itu sangat bervariasi dari perusahaan ke perusahaan. Dan sayangnya, cara perhitungannya juga sulit dimengerti oleh kalangan awam. Oleh karena itu, berdasarkan logika dan intuisi, rajin-rajin bertanya. Terlihat bodoh pun tak apa-apa. Jangan karena kasihan atau sungkan karena ditraktir agent lantas kita menyerah. Dipikirkan, didiskusikan, dibandingkan adalah langkah yang bijaksana sebelum memutuskan.

Semoga bermanfaat dan selamat mempersiapkan dana pendidikan anak.



(Tanya Jawab) Investasi Saat Suku Bunga Naik

"Investasi saat suku bunga naik"

Investasi Saat Suku Bunga Naik

Saya telah mencairkan reksa dana karena merugi terus, kemudian saya pindahkan ke tabungan. Saat ini dananya disimpan di tabungan dengan total Rp 635 juta Saya ingin mendapat keuntungan yang maksimal dari menyimpan uang di bank, sebab suku bunganya sedang naik terus. Namun apakah bijjaksana menyimpan semua uang di tabungan? Bagaimana saran Anda.

Jawab :

Menyimpan uang di tabungan memang sangat fleksible, Anda dapat menarik dananya kapan saja tanpa harus takut kena penalty. Tabungan juga tidak membuat Anda kehilangan nilai pokok investasi, pendapatan bunga yang diakumulasi akan membuat dana Anda berkembang. Begitu pula dengan deposito, mungkin tinggal masalah jangka waktu penempatan yang sedikit mengganggu Anda. Penempatan uang di deposito memang mensyaratkan jangka waktu tertentu. Jika dicairkan sebelum waktunya ada biaya penalty. Kompensasi dari ketidakluwesan deposito ini adalah bunga yang lebih tinggi dibandingkan tabungan. Bahkan semakin panjang jangka waktu depositonya bunga yang diberikan juga semakin tinggi. Contohnya pada saat ini suku bunga produk simpanan bank untuk tabungan adalah. Sedangakn bunga deposito 1 bulan, 3 bulan, 6 bulan dan 12 bulan.

Jika kita amati kondisi saat ini trend suku bunga bank pemerintah mauapun bank swasta cenderung naik mengikuti kebijakan tingkat suku bunga Bank Indonesia. Belum dapat dipastikan kapan trend kenaikan suku bunga ini akan berhenti. Yang pasti begitu suku bunga berhenti naik. Pilihannya cuma ada dua, diam di tempat atau turun. Kalau begitu bagaimana memanfaatkan kenaikan suku bunga ini dalam berinvestasi? Khusus untuk investasi pada produk yang memberikan hasil berupa bunga maka pilihlah yang tidak mempunyai jangka waktu atau jangka waktu yang paling pendek. Sehingga tiap kali suku bunga berubah naik maka secara otomatis semakin tinggi pula bunga yang Anda terima. Tabungan harian tanpa jangka waktu menjadi alternatif simpanan yang paling fleksibel, Suku bunga tabungan tidak dipatok pada jangka waktu tertentu, begitu ada kenaikan bunga maka bunga tabungan juga disesuaikan kenaikannya. Deposito sedikit berbeda, sebab ada suku bunga yang dipatok sejumlah tertentu sesuai jangka waktunya. Alhasil jika terjadi kenaikan  suku bunga sedangkan deposito Anda belum jatuh tempo, maka perhitungan bunganya tidak mengikuti kenaikan suku bunga yang terjadi. Namun mengikuti ketentuan bunga sesuai perjanjian sebelumnya.

Kesimpulannya jika Anda lebih mengutamakan likuiditas maka tabungan harian lebih cocok dibandingkan deposito. Sebaliknya jika dananya belum akan digunakan untuk keperluan apapun dalam jangka waktu minimal setahun ke depan maka deposito lebih cocok karena memberikan return lebih tinggi dari tabungan. Namun mempertimbangkan trend kenaikan suku bunga, pilihlah jangka waktu deposito yang paling pendek seperti 1 bulanan. Sehingga tiap bulan Anda saat jatuh tempo, penempatan kembali depositonya akan mengikuti kenaikan suku bunga terbaru. Keuntungan ini tentunya sulit diaplikasikan pada deposito 3,6 atau 12 bulan. Begitulah cara memanfaatkan kenaikan suku bunga, tidak sulit bukan? 

Namun jangan gembira dulu, walaupun kenaikan suku bunga bank membuat Anda senang, ada bahaya inflasi yang harus kita waspadai. Kembali lagi jika kita perhatikan tingkat inflasi saat ini juga tidak kalah tinggi dengan suku bunga bank. Data statistik terakhir menyatakan tingkat inflasi % pertahun. Jika dibandingkan dengan tabungan dan deposito selisihnya sedikit. Belum lagi jika memperhitungkan pajak dan biaya administrasi, Artinya investasi di tabungan dan deposito bisa tergerus inflasi, bahkan minus. Karena itu jika menginginkan hasil investasi yang maksimal tempatkan dana Anda pada produk investasi dengan return diatas inflasi.

Hal lain yang juga perlu diperhatikan adalah kenyataan bahwa  bank-bank saat ini berlomba menaikkan bunga dan menawarkan pelbagai iming-iming hadiah. Deposan yang punya dana besar seperti Anda berpeluang mendapat tarif khusus dan perlakuan khusus pula. Padahal memberi bunga cukup tinggi tentu saja berpengaruh pada beban cost of fund dari bank. Pasalnya ongkos untuk memberikan bunganya juga lebih besar, terutama untuk deposito. Adu iming-iming bunga plus hadiah bisa menjerumuskan bisnis perbankan sendiri. Nasabah semakain menuntut bunga tinggi juga hadiahnya, alhasil  bank dengan modal kecil tentu kewalahan.

Berangkat dari sini maka menaruh semua uang kita di bank bisa jadi bukan tindakan yang paling bijaksana. Lagi pula sesuai dengan pedoman investasi “Jangan taruh semua telur Anda dalam satu keranjang”. Bayangkan saja jika seluruh uang Anda disimpan di tabungan dan deposito, padahal returnnya tergerus inflasi. Akibatnya keseluruhan dana Anda secara riil tidak berkembang. Tetapi jika dibagi-bagi ke tabungan, deposito, reksa dana, emas, property atau dolar maka keselurahan dana Anda tdiak semuanya tergerus inflasi bukan? Sebab invesatsi dalam bentuk reksa dana, emas, property atau dolar berpotensi memberikan hasil lebih tinggi disbanding tingkat inflasi.

Saran saya agar Anda melakukan diversifikasi, yaitu strategi untuk menyebar risiko investasi. Intinya kombinasikan penempatan dana Anda di beberapa produk investasi dengan risiko yang berbeda. Sehingga kelemahan di salah satu produk investasi dapat dicover dengan kelebihan pada produk investasi yang lain. Misalnya selain di tempatkan di tabungan dan deposito dengan skema diatas, bagi-bagilah penempatan dana Anda ke tempat lain seperti reksa dana pasar uang, emas atau property. Terakhir harus juga dipahami bahwa semakin tinggi return suatu produk investais semakin tinggi pula risikonya. Karena itu pemilihan produk investasinya tentunya harus disesuaikan dengan toleransi Anda terhadap risiko investasi